Oke gw mau mulai ngeblog lagi dan gw bingung mau nulis apa..
well, baru-baru ini gw ikut TOEFL preparation lagi. Kenapa gw ikut lagi? ya nanti saja di post selanjutnya gw bahas.
Anyway, gara gara di kelas TOEFL prep itu gw jadi mengenal Khalil Gibran. Semua itu dikarenakan teachernya yang MUANTAP SURANTAP AMPE MANGAP! serius! Dia guru bahas inggris yang paling gw kagumi sampai saat ini.
Walaupun baru pertemuan pertama gw langsung kagum, seakan langsung berkata “wah, dia begitu jauh untuk digapai”.
-
Okey itu nanti gw bahas lebih lanjut. Sekarang gw mau share aja salah satu karya Khalil Gibran yang diajarkan guru gw itu (which it was taught to me in english of course). Sekali sekali post sastra lah, daripada lu semua baca cerita gw yang absurdiah bin santayiah itu.. ya gak? hehehe
-
Anak-anakmu
Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka terlahir melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan pikiranmu
Karena mereka memiliki pikiran mereka sendiri
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh tapi bukan jiwa mereka,
Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan mereka sepertimu
Karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu
Engkau adalah busur-busur tempat anak-anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan
Sang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia meregangkanmu dengan kekuatannya sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh
Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan
Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia juga mencintai busur yang telah diluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.